Pemerintah pusat menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 dengan pendekatan yang berbeda. Untuk pertama kalinya, forum strategis ini melibatkan wakil kepala daerah, mulai dari wakil gubernur, wakil bupati, hingga wakil wali kota.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kesinambungan kepemimpinan antara pusat dan daerah.
Menurut Mendagri, keterlibatan wakil kepala daerah penting agar seluruh unsur pimpinan daerah memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan nasional. Dengan demikian, implementasi program pemerintah tidak hanya bergantung pada kepala daerah, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif.
Rakornas yang digelar di Sentul, Kabupaten Bogor, ini diikuti ribuan peserta dari berbagai unsur, termasuk kepala dan wakil kepala daerah, pimpinan DPRD, kementerian dan lembaga, serta unsur TNI dan Polri. Presiden Prabowo Subianto hadir langsung dan memberikan arahan strategis terkait pelaksanaan program prioritas nasional.
Forum ini mengusung tema sinergi pusat dan daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Pemerintah menekankan bahwa keberhasilan program negara sangat ditentukan oleh keselarasan kebijakan lintas level pemerintahan, mulai dari pusat hingga daerah.
Rakornas 2026 diharapkan menjadi titik awal penguatan konsolidasi nasional, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan negara tidak berhenti di tataran pusat, tetapi dieksekusi secara efektif hingga ke daerah dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
