Pemerintah kembali memperluas penyaluran bantuan sosial di tahun 2026. ๐ฎ๐ฉ
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa lebih dari 470 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru akan menerima bansos pada triwulan II 2026.
๐ Menariknya,
para penerima baru ini sebelumnya belum pernah menerima bantuan pada triwulan I.
Perubahan ini terjadi setelah adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Badan Pusat Statistik.
Menurut pemerintah:
โ๏ธ Data bansos kini diperbarui secara berkala
โ๏ธ Penyaluran dibuat lebih tepat sasaran
โ๏ธ KPM yang sudah dianggap mampu bisa diganti penerima baru
Selain itu, lebih dari 70 ribu operator desa ikut dilibatkan dalam proses pembaruan data melalui sistem SIKS-NG milik Kemensos.
๐ Artinya,
pemerintah ingin memastikan bansos benar-benar diterima masyarakat yang paling membutuhkan.
Namun di sisi lain, pembaruan data ini juga memunculkan tantangan:
โ ๏ธ Banyak warga khawatir namanya dicoret
โ ๏ธ Masyarakat diminta aktif mengecek status penerima bansos
Apakah sistem baru ini akan membuat bansos lebih tepat sasaran?
๐ Baca juga berita lainnya di:
www.ngobrolpemerintahan.com
๐ฐ Sumber:
Kompas.com
